Ai Mikami look.2
Ai Mikami dikenal karena kehadirannya dalam berbagai karya, termasuk drama taiga NHK “Dear Radiance”, serial Netflix “Chastity High “, dan drama ABC/TV Asahi “My Diary”. Ia diharapkan bisa berkiprah lebih baik lagi tahun depan. Ai Mikami dalam Volume 2 memberikan suasana yang chic dan modern. Penghangat leher turtleneck pada mantel ganda wol hitam juga menjadi sorotan kali ini. Selama pengambilan gambar, matanya yang memikat dan gerak tubuh sensualnya sangat mengesankan. Kesan jujur Ai Mikami adalah…
“Dalam Look.2, mantel yang saya kenakan terasa siliuetnya dan penampilannya berubah antara saat dikancingkan dan tidak dikancingkan. Saat dikancingkan, bagian pinggangnya menutup rapat dan terlihat indah, dan karena mantel ini melebar ke arah bawah, mantel ini membuat pantat saya terlihat lebih kecil dan cocok dipadukan dengan apa pun.”

Secara khusus item yang paling dia sukai adalah penghangat leher dengan desain turtleneck di lehernya. Tidak hanya hangat, tetapi juga merupakan barang bagus yang cocok dengan gaya apa pun, seperti gaun dan kemeja. Cukup tambahkan satu item saja akan menimbulkan kesan lebih canggih.
“Favorit saya adalah penghangat leher ini. Desainnya yang sampai ke rahang juga bagus, dan akan tetap menggemaskan jika dimasukkan ke dalam oleh orang berambut panjang. Saya ingin memiliki ini karena dapat digunakan dengan bebas dan dapat dinikmati sebagai aksesori atau sebagai syal.”

Ai Mikami memiliki berbagai macam aktivitas selain akting. Tahun lalu, empat teman sekelasnya dari SMP dan SMA membuat majalah “Muffin magazine”. Salah satu pemicu beasrnya adalah karena ia dikelilingi oleh teman-teman yang kreatif, termasuk dirinya juga.
“Ada beberapa alasan mengapa saya memutuskan untuk menerbitkan majalah ‘Muffine magazine’, tetapi saya sering pergi bersama empat teman sekelas yang membuat majalah ini dengan menetapkan aturan berpakaiannya. Salah satu dari kami berempat adalah seorang fotografer, dan dia mengambil foto kami di sana, dan karena telah terkumpul banyak foto, kami memutuskan untuk memanfaatkan kesempatan ini untuk menjadikannya sebuah majalah. Hal lainnya adalah bahwa setiap teman sekelas saya adalah fotografer, pematung, atau orang kreatif lainnya, dan mereka tidak memiliki banyak kesempatan untuk memublikasikan karyanya sehingga ada keinginan kuat bagi kami berempat untuk bekerja sama mewujudkan hal tersebut. Sebelum tenggat waktu yang kami tetapkan, kami begadang semalaman mengerjakannya. Ketika kami menyelesaikannya, dibandingkan rasa pencapaian, saking terkurasnya energi kami, kami malah bertanya-tanya, ‘Benarkah ini telah selesai?’ (tertawa). Proses itu menyadarkan saya betapa sulitnya membuat majalah. Kami menjualnya di pameran namun setelah mendengarkan masukan dari orang-orang yang datang, saya menyadari bahwa kami benar-benar berhasil membuat majalah, dan ingin mencoba membuatnya lagi di lain waktu. Kami membuatnya dengan tema ‘masa remaja laki-laki’ tapi untuk terbitan berikutnya, sedang mengerjakannya dengan fokus pada ‘masa remaja perempuan’.”

Mereka mengatakan bahwa majalah yang mereka kerjakan didasarkan pada hobi dan hal terbaik yang harus dilakukan adalah berbagi waktu bersenang-senang dan bermain apa adanya. Ai Mikami telah mempelajari betapa menyenangkannya membuat sesuatu dari awal. Ketertarikannya terhadap dunia ekspresi berawal ketika ia duduk di bangku SMP dan orang tuanya mengajaknya menonton sebuah drama. Sebelum memulai akting, ia ingin menjadi seorang produser. Ketika ditanyakan seandainya ia membuat sebuah karya sekarang…
“Sejak saya memulai pekerjaan ini, saya tidak merasakan keinginan untuk bermain peran seperti yang saya rasakan ketika masuk universitas, dan saya bertekad untuk melakukan yang terbaik begitu saya memiliki kesempatan untuk melakukannya. Ada banyak orang di sekitar saya yang memulai grup teater dengan tujuan menjadi produser, jadi jika saya ingin melakukannya, saya ingin belajar lebih banyak dan mampu menjadi setara dengan mereka sebelum memulai.”
Begitulah jawaban jujurnya saat ini. Sepertinya rasa pekanya yang kreatif akan terus berkembang di masa depan.
→Di look.1, kami berbicara dengan Ai Mikami tentang karier akting dan fashionnya.
Direction : Shinsuke Nozaka
Photo, Movie: Keiichiro Nakajima
Stylist : Yusuke Yamaguchi
Hair & Make up : Kenji Toyota
Text : Saki Shibata
■Profil
Sejak debutnya pada tahun 2019, ia telah memperluas kiprahnya dalam film, drama, dan iklan. Pada tahun 2024, ia muncul dalam lima serial drama di samping drama taiga NHK “Dear Radiance”, dan film “Undead Lovers” yang dibintanginya juga dirilis. Selain serial Netflix “Chastity High” di mana ia berperan sebagai karakter utama, ia juga membintangi drama ABC/TV Asahi “My Diary” (setiap hari Minggu mulai pukul 22.15) yang saat ini sedang disiarkan. Pada tahun 2025, ia akan tampil dalam drama Fuji TV “119 Emergency Call” yang akan mulai ditayangkan pukul 9 malam pada hari Senin, 13 Januari.








Albania
Algeria
American Samoa
Andorra
Angola
Anguilla
Antigua and Barbuda
Argentina
Armenia
Aruba
Azerbaijan
Bahamas
Bahrain
Bangladesh
Barbados
Belize
Benin
Bermuda
Bhutan
Bolivia
Bonaire, Saint Eustatius and Saba
Bosnia and Herzegovina
Botswana
Brazil
British Virgin Islands
Brunei Darussalam
Burkina Faso
Cambodia
Cameroon
Canada (except Quebec)
Cape Verde
Cayman Islands
Chad
Chile
Colombia
Comoros
Congo
Cook Islands
Costa Rica
Cote D'Ivoire (Ivory Coast)
Curacao
Djibouti
Dominica
Dominican Republic
East Timor
Egypt
El Salvador
Equatorial Guinea
Ethiopia
Falkland Islands
Fiji
Gabon
Gambia
Georgia
Ghana
Grenada
Guam
Guatemala
Guinea
Guinea-Bissau
Guyana
Honduras
Israel
Japan
Jordan
Kazakhstan
Kenya
Kiribati
Kuwait
Kyrgyzstan
Laos
Lebanon
Lesotho
Liberia
Madagascar
Malawi
Maldives
Marshall Islands
Mauritania
Mauritius
Mexico
Micronesia
Moldova
Monaco
Mongolia
Montenegro
Morocco
Mozambique
Namibia
Nauru
Nepal
Netherlands Antilles
New Zealand
Nicaragua
Nigeria
Niue
Northern Mariana Islands
Oman
Pakistan
Palau
Panama
Papua New Guinea
Paraguay
Peru
Philippines
Puerto Rico
Qatar
Rwanda
Saint Kitts and Nevis
Saint Lucia
Saint Vincent & the Grenadines
Samoa
Sao Tome and Principe
Saudi Arabia
Senegal
Seychelles
Sierra Leone
Sint Maarten
Solomon Islands
South Africa
St. Helena
Suriname
Swaziland
Tanzania
Togo
Tonga
Trinidad and Tobago
Tunisia
Turkmenistan
Turks and Caicos Islands
Tuvalu
Uganda
United Arab Emirates
United States
Uzbekistan
Vanuatu
Vatican City State (Holy See)
Virgin Islands (U.S.)
Zambia