13 Jan 2025

Natsuki Deguchi look.2

Sebenarnya saya tidak suka kalah. Keinginan untuk “berperan lebih baik” menggerakkan saya.

Natsuki Deguchi telah menunjukkan pesonanya di berbagai loksai sebagai model dan aktris. Saat dikira ia bersikap ramah, di momen berikutnya ia menunjukkan ekspresi yang anggun. Ia memiliki pesona misterius yang membuat pandangan orang mengikutinya tanpa sadar. Kami memintanya untuk memperlihatkan gaya kasualnya, yang memiliki suasana berbeda dari look.1, dan juga menanyakan pendapatnya tentang pekerjaan sebagai seorang aktris.

Natsuki Deguchi look.2

Pada look.2, ia mengenakan gaun monokrom dengan blus denim besar untuk tampilan kasual yang dewasa. Sepatu hak kuning dikenakan sebagai aksen untuk menambah sentuhan glamor. Selama pengambilan gambar pun ia tampak bersemangat dan berkata, “Ini sungguh padu padan kesukaan saya!”

“Saya suka warna biru, jadi saya cenderung memilihnya baik untuk pakaian kasual maupun kostum saya. Tentu saja saya suka penggunaan warna, tapi saya juga suka jaket berukuran besar. Saya suka memadukan pakaian luar yang besar dengan gaun dan bawahan yang sedikit ketat, dan untuk menambah kontras pada siluet. Dari segi warna, saya biasanya memakai baju berwarna hitam, jadi tahun ini saya ingin memakai warna-warna terang seperti krem dan moka. Musim dingin selalu berwarna hitam dan saya ingin memadukan warna-warna cerah. Saya belum pernah mencoba sepatu hak kuning pada pakaian kasual saya namun terlihat lucu jika dipakai dengan padu padan warna yang kalem, ya.”

Bagi Deguchi yang biasa bersentuhan dengan pakaian sebagai model dan aktris, apa arti fashion baginya? Jawabannya adalah “hal-hal yang memberi kekuatan baik pada hidup sehari-hari”.

“Ketika saya pergi ke lokasi pengambilan gambar di pagi hari, saya cenderung memakai kaus yang mudah dipakai dan dilepas, tapi begitu saya berdandan di pagi hari dan berangkat kerja, perasaan saya sangat baik. Bahkan setelah pengambilan gambar sudah selesai pun, saya berpikir, ‘Enaknya langsung pergi ke mana, ya’ dan menghabiskan waktu satu hari dengan penuh semangat. Pada hari-hari ketika saya harus bangun pagi pun, saya mencoba yang terbaik untuk mengenakan pakaian yang lucu (tertawa).”

Natsuki Deguchi look.2

Selanjutnya kami bertanya kepadanya tentang hubungan antara fashion dan akting. Ia mengatakan bahwa hal itu tidak hanya membangkitkan semangatnya, tetapi juga merupakan kesempatan penting untuk mendapatkan ide dalam peran yang akan ia mainkan.

“Menurut saya pakaian sangat penting tidak hanya dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga dalam pekerjaan seorang aktris. Kostum yang dipilih untuk peran tersebut tidak hanya mengekspresikan karakter, tetapi juga memudahkan saya untuk menyelami peran tersebut secara emosional. Saya rasa sama saja dengan pakaian sehari-hari karena pakaian menciptakan suasana hati, ya.”

Segera setelah memulai kariernya sebagai aktris, ia muncul dalam banyak karya yang naik daun dan populer, dan memiliki karier yang cemerlang sejauh ini. Meskipun ia dipuji karena kemampuan aktingnya yang solid, ia mengatakan, “Ada kalanya saya tidak bisa mengikuti akting saya.”

“Karena sulitnya berakting, ada kalanya saya menyadari bahwa saya kurang mahir dalam bersandiwara. Saat saya merasa bingung seperti itu, saya bisa mengalami suasana yang menurut saya menyenangkan di tempat syuting dan mengubah suasana hati saya. Perasaan awal saya yang merasa ‘menyenangkan di lokasi syuting’ berubah menjadi ‘menyenangkan bekerja sebagai aktris yang memainkan suatu peran’.”

Natsuki Deguchi look.2

Tidak sulit membayangkan betapa sulitnya menjalani kehidupan orang lain yang bukan diri sendiri. Saat ia menyelami karya yang ia perankan dengan tulus setiap hari, ia pun terkadang bingung dengan kedalaman dunia seni peran namun setelah menjumpai kedua karya tersebut, pola pikirnya berubah.

“Karya tersebut adalah film seri ‘Galileo’ yaitu ‘Silent Parade’ dan serial Netflix ‘Kiyo in Kyoto’. Saya pikir saya punya banyak waktu untuk berbicara dengan sutradara dan staf. Selain itu, dalam kedua karya tersebut, mereka mencoba mengenal saya dan meluangkan waktu untuk mengajari saya tentang akting secara detail sehingga secara bertahap saya menghilangkan kesadaran saya akan rasa kurang mahir terhadap sandiwara. Saat ini, saya ingin meningkatkan kemampuan akting saya dengan menghadapi setiap pekerjaan dan peran satu per satu.”

Sekarang akting telah menjadi suatu kebahagiaan yang besar baginya dan ada hal yang ia jaga baik-baik ketika memainkan sebuah peran. Itu adalah “merasakan jarak antara diri sendiri dan peran tersebut.” Saat ini, tampaknya ia sedang berada dalam tahap mempertimbangkan berbagai pendekatan.

“Mungkin karena saya belum bisa menciptakan peran yang mendalam seperti para senior saya namun saat ini saya hanya mengungkapkan apa yang saya pikirkan dan rasakan tentang karya dan peran tersebut. Ketika saya mendapatkan peran, mungkin pertama-tama saya memikirkan hal-hal yang mirip dengan saya sendiri. Saat membaca naskahnya, saya berpikir, ‘Saya memahami perasaan ini’ atau ‘Saya tidak memahaminya’. Misalnya, saya mencari tahu orang-orang yang memiliki keadaan serupa dengan karakter yang saya mainkan, dan saya mengumpulkan bagian-bagian yang memberi saya kesempatan untuk mempelajari lebih lanjut tentang karakter tersebut. Namun, saya tidak tahu apakah ini yang disebut ‘mempersiapkan sebuah peran’, jadi saya masih dalam tahap mencoba berbagai hal. Sambil saya memikirkannya sendiri, saya berulang kali berkonsultasi dengan sutradara, staf, dan manajer, serta mencobanya di lokasi syuting.”

Natsuki Deguchi look.2

Daripada berhenti dan berpikir, berpikirlah sambil berlari. Ia disadari bahwa ini penting tidak hanya bagi para aktris, tetapi bagi semua orang yang menjalani suatu tantangan. Tekadnya terasa dalam senyum manisnya.

“Mungkin, tidak, saya yakin saya tidak suka kalah. Setiap kali saya merasa di dalam diri saya segala sesuatunya tidak berjalan baik, dan setiap kali itu saya merasa ‘Aku sangat frustrasi!’ makanya saya jadi meneruskan hal tersebut. Perasaan itu sama sekali tidak negatif, tapi itu adalah perasaan yang sangat menyenangkan karena saya berpikir, ‘Ingin memainkan peran dengan lebih baik lagi!’”

Mungkin itu hanya imajinasi, tetapi ia terlihat lebih dewasa dari sebelumnya. Melihat berbagai ekspresi wajah Deguchi yang diwarnai seperti gradasi, tentu saja harapan terhadap kiprahnya di masa depan semakin tinggi.


Direction : Shinsuke Nozaka
Photo, Movie: Yoshiaki Sekine(SIGNO)
Stylist : midori(W)
Hair & Make up : Tomoe Nakayama
Text : Hisamoto Chikaraishi(S/T/D/Y)

Natsuki Deguchi

■Profil
Natsuki Deguchi lahir pada tanggal 4 Oktober 2001. Pada tahun 2018, ia memulai debutnya sebagai model untuk majalah “Seventeen” dan saat ini ia bekerja sebagai model eksklusif untuk “non-no”. Ia juga aktif sebagai aktris dan tampil di karya-karya besar. Karya terbarunya antara lain drama “Ao Haru Ride Season 2”, “The Gift of Your Heart” dan “Blue Moment” serta film Netflix “Drawing Closer” dan film bioskop “Honeko Akabane’s Bodyguards”. Penjualan “Kalender Natsuki Deguchi 2025” sedang berjalan dengan baik.